Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
… كُلَّمَا دَخَلَتْ اُمَّةٌ لَّعَنَتْ اُخْتَهَا ۗ حَتّٰۤى اِذَا ادَّا رَكُوْا فِيْهَا جَمِيْعًا ۙ قَا لَتْ اُخْرٰٮهُمْ لِاُ وْلٰٮهُمْ رَبَّنَا هٰۤؤُلَآ ءِ اَضَلُّوْنَا فَاٰ تِهِمْ عَذَا بًا ضِعْفًا مِّنَ النَّا رِ ۗ قَا لَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَّلٰـكِنْ لَّا تَعْلَمُوْنَ
“…. Setiap kali suatu umat masuk (kedalam neraka), dia melaknat saudaranya, sehingga apabila mereka telah masuk semuanya, berkatalah orang yang masuk belakangan (para pengikut) kepada orang yang masuk terlebih dahulu (para tokoh),
“Ya Rabb kami, mereka telah menyesatkan kami. Timpakanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka.”
Allah berfirman, “Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 38)
Bahkan orang orang yang bodohpun (para pengikut) ikut di lipatkan azab, kenapa??
Karena ikut andilnya mereka di dalam barisan kesesatan, menjadikan para tokoh mereka lebih percaya diri di dalam kesesatan & penyesatan nya..
Dan karena mereka tidak mau menggunakan hati & akal fikiran yang sudah Allah ta’ala berikan untuk berfikir…
*JANGAN TAQLID BUTA*
*والله أعلمُ بالـصـواب*
*Tauhid Manhaj & Aqidah*